Pages

Kamis, 20 Maret 2014

Teman - teman yang Baik

Hari - hariku di sekolah berjalan Normal, sekolah, belajar, dan berkawan, Aku duduk di Kelas I - 8 kelas paling buncit, nanti setelah kelas II akan berintergrasi menjadi Nama Jurusan yang dipilih, kebetulan Jurusan Management Bisnis di Bagi 2 Kelas I-7 dan I-8 masing - masing siswanya berjumlah 40.

1 semester sudah terlewati, banyak juga yang sudah ku lalui bersama dengan siswa I-8, bahkan sudah banyak geng yang terbentuk, kalo Aku.... bukan geng sihh... tapi mungkin sudah terlalu sering kemana - mana berkelompok.. ke kantin sama kelompok itu, ke toilet sama kelompok itu juga, ke perpus sama kelompok itu juga... mereka adalah Intan, Tia, Sandra, Rini Yuli, Nurlia, dan Aku... kami lebih sering bersama - sama. curhat yaa sama mereka - mereka itu, bukan gak percaya sama yang lain sihh, tapi sebenernya karna sering bersama jadi lebih mengenal dan akhirnya saling mengerti.
Semua siswa I-8 solid, Gak ada yang bener - bener bisa membuat orang lain membedakan diantara mereka kecuali dari wajah masing - masing, kami semua saudara, kami selalu saling mengingatkan satu sama lain, jika ada salah satu dari kami yang kesusahan, teman kami yang lain tidak lantas menutup mata... yaa... terkadang... Aku sendiri merasakan bahwa Emosi ku lebih terikat dengan mereka dibanding saudara kandung ku sendiri...  sayang... waktu tidak benar - benar dapat terhenti disaat kita benar - benar membutuhkannya untuk berhenti.

Kami tetap sekelas sampai kelas III, dikelas III PJ 2 ada beberapa yang mengalami pertukaran kelas dengan III PJ 1, namun walau begitu kami tetap kompak, tidak merasa jauh hanya ketika harus berbeda kelas.

Mereka teman - teman yang baik, Mereka Saudara - saudara tidak sekandung yang sangat baik dan perhatian, andai mereka tahu... Aku tidak pernah menyesali sedikitpun pilihanku untuk tetap Berada di Managemnt Bisnis, walaupun ketika itu Aku diharuskan pindah Ke Kelas Accounting karena Nilai Accountingku cukup baik, Aku memilih tetap bersama mereka, bersama Saudara ku yang baik

Pertemuan Dengan Intan


Hari itu Pertengahan juni 2002, aku memilih sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta Barat, cukup Populer... sebenarnya salah satu alasan ku memilih Sekolah itu adalah Warna Cat Gedungnya yang berwarna Biru.. lucu memang... tp holic terhadap satu warna tertentu pun adalah pilihan setiap manusia bukan..? 
Aku mendatangi Sekolah tersebut tanpa orang tua yang mendampingi.. yup Aku ini anak yang mandiri looh... 
seminggu setelah pendaftaran, Aku lantas terus mendatangi sekolah tersebut untuk melihat hasil, Voilaa... tokh NEM aku saat itu sangat mendukung, untuk Jurusan Managemnt Bisnis yang Aku pilih, Aku berada di Peringkat Ke 2 dari 80 Siswa, bangga..? biasa aja.. tokh Aku gak dapat hadiah apa - apa dari peringkat penerimaan siswa baru itu.

Akhir Juni 2002 Aku resmi Menjadi Salah satu siswa di SMK Negeri 42 Jakarta Barat, Serangkaian MOS ( Masa Orientasi Siswa ) sudah Aku jalani, teman - teman baru gak susah di dapat, tapi karna aku datang kesiangan saat memilih bangku, jadi lah Aku mendapatkan Bangku Paling depan dan tebak... yupz mana ada siih yg mau duduk depan... anak - anak itu pasti lebih memilih duduk di deretan belakang, agar apapun yang mereka lakukan tidak termonitor secara langsung oleh sang Guru, hmmm terlebih bangku disebelahku masih kosong... 

Tak lama setelah Bel sekolah berbunyi, Masuklah seorang Guru Wanita, Tubuh agak pendek, rambut pendek, muka bulat, body agak gempal daan ketika dia mengucapkan Selamat Pagi dengan bahasa ingris or "Good Morning Everyone" wedeeeh Jawa tenan rek suarane... oh iya dia datang bersama seorang gadis remaja seusiaku juga, tapi tinggi badannya Aku taksir sekitar 168 cm, paling berat tubuhnya hanya 40 Kg, rambut bekas rebonding (kayaknya sebelumnya dia keriting parah deh), kulit putih, intinya dia Cantik dan benar saja saat mataku Berkeliling gak ada satu cowok pun yang berkedip saat melihatnya.

Dia memperkenalkan diri, nama dan usia, setelah memperkenalkan dirinya, si Ibu Guru mempersilahkan duduk, yup satu - satunya bangku yang kosong yaa disampingku. Sesaat setelah dia menaruh Tas nya ke dalam Laci meja, dia melihat ke arahku, seakan dia sudah menyadari dari tadi aku tak berhenti menatapnya, dia tersenyum lantas mengulurkan tangan " Hai, Kenalin Aku Intan, mungkin kamu udah tau dari perkenalan ku barusan, tapi Aku belum tau nama Kamu kan..?" Kaget dengan gerakannya yang tiba - tiba, Aku pun lantas menjabat tangannya dinginn, jangan - jangan kunti niih bocah pikirku cepat "ooh.. iya... nama gue Lia" dia senyum "ooh lia yaa... kita teman sekarang" Aku hanya mengangguk - angguk tanda setuju.

Intan Nailufar 
Lahir di Jakarta, 28 November 1987
Cantik, Baik, Supel dan Ramah.
kini... sudah menikah dengan seorang Pria Baik, Zaky Rahmani.
Memiliki Seorang Putri yang Cantik Namanya Afiqah.
sekarang walau udah gak pernah komunikasi... Kamu tetap salah satu teman ku yang baik.